Part 3
Proses perencanaan dan pembuatan produk dibagi menjadi 5 tahap utama
- tahap ide-> pada tahap ini, ide produk baru harus sudah di tentukan
- tahap konsep-> ide yang sudah di tentukan, kemudian di uji untuk menentukan tingkat penerimaan konsumen terhadap suatu produk
- tahap pengembangan produk-> menentukan reaksi konsumen terhadap bentuk fisik produk
- tahap uji penjualan-> penyediakan hasil penjualan sesungguhnya yang mengindikasikan penerimaan level dari konsumen
- pengkomersalisasian-> membuat dan memasrkan produk secara luas
Lokasi usaha penting bagi bisnis tertentu serperti usaha pakaian, bahan makanan, dll. Tapi bagi usaha lain, lokasi tidak begitu penting, yang penting adalah:
- kedekatan pasar
- hubungan dengan pelanggan
- tersedianya staf yang mampu
- tersedianya bahan-bahan mentah untuk produksi
dalam merencanakan tataletak fasilitas, terbagi menjadi lima tataletak berdasarkan arus pekerjaan yaitu:
- tata letak proses-> mengatur komponen pabrikasi seperti pusat pekerjaan, peralatan, departement, dsb sesuai dengan kebersamaan fungsi(hubungan) masing-masing
- tata letak produk-> mengatur komponen pabrikasi menurut langkah-langkah prograsif dimana produk tersebut di buat
- tata letak mesin->penempatan mesin pada tataletak proes yang memntingkan: tingkat kecepatan dan arah arus pekerjaan, penyediaan dan penyingkiran barang, kenyamanan dan keleluasaan operator
- tata letak kebutuhan operator-> berdasarkan degnan ilmu ergonomi yang bertujuan untuk menyesuaikan pekerjaan dengan kesanggupan fisik dan mental pekerjaannya
- tata letak posisi tetap dan posisi fleksibel-> tata letak digunakan manakal ukuran barang produksinya besar sehingga alur pekerjaan ditempatkan ke posisi produk berada sehingga operator dan peralatannya harus dibawa kelokasi tersebut ex. Pembuatan kapal
Strategi dalam memasuki pasar
- pahami bisnis anda dan kuasai pasar anda
- first come first conquer
- let get trouble first “lihat, amati, tiru, modifikasi dan tingkatkan(benchmarking)”
tingkatan dari qualitas
- core of quality (qualitas inti)-> minimal kualitas yang harus dipenuhi oleh produsen atau penjual yang ingin menawarkan sesuatu kepada konsumen dalam pasar tertentu yang terdiri dari: produk berjalan dengan baik secara fungsional, spesifikasi sesuai dengan yang bernar-benar ada(realitas produk), kemasan
- marketable quality (good quality)-> kualitas yang perlu ditambahkan agar mempunyai daya saing antara lain: menambah qualitas jaminan, meningkatkan strategi komunikasi tentang qualitas produk anda, menambah manfaat untuk qualitas produk anda di atas qualitas init
- expectation quality-> menambahkan qualitas diluar fungsional produk seperti status kebanggan memorable(brand)
- qulaity excelence-> mendekati zero complain sehingga baik qualitas internal perusahaan dan produk menyamai kualitas externalnya yaitu reputasi dan popularitasnya. Pada tahap ini, sudah bebas dari segala kekurangan dan kelemahan kualitas produk dalam jangka waktu yang cukup panjang