Archive for the ‘Sistem Basis Data(SBD)’ Category

Pertemuan 22 tugas

Friday, August 7th, 2009

14.1 Describe the purpose of a design methodology.
Jawab :
Tujuan dari sebuah metodologi desain adalah untuk merancang sebuah database yang aman, tahan lama, teruji, mudah diperbaiki, dan jelas alur datanya.

14.2 Describe the main phases involved in database design.
Jawab :
3 tahap pada database design :
– Conceptual database design.
Proses membangun sebuah model informasi yang digunakan dalam suatu perusahaan, independen dari semua pertimbangan fisik.

– Logical database design.
Proses membangun sebuah model informasi yang digunakan dalam suatu perusahaan berdasarkan data spesifik model (misalnya relasional model), tetapi independen dari DBMS tertentu dan pertimbangan fisik lainnya.

– Physical database design.
Proses produksi keterangan mengenai pelaksanaan penyimpanan data pada secondary storage, yang menjelaskan dasar hubungan, organisasi file dan indeks yang digunakan untuk mencapai desain yang efisien untuk akses data, dan kendala yang terkait integritas dan keamanan.

14.3 Identify important factors in the success of database design.
Jawab :
• Bekerjalah secara interaktif dengan pengguna sebanyak mungkin..
• Ikuti metodologi yang terstruktur di seluruh proses pemodelan data.
• Gunakan data-driven approach.
• menggabungkan struktural dan integritas menjadi pertimbangan data model.
• menggabungkan conceptualization, normalisasi, dan teknik ke dalam transaksi validasi data modeling metodologi.
• Gunakan diagram untuk mewakili sebanyak data model yang mungkin.
• Gunakan Database Desain Bahasa (DBDL) untuk mewakili data tambahan semantik.
• Membuat kamus data untuk melengkapi data model diagram..
• Jangan mau ulangi langkah.

14.4 Discuss the important role played by users in the process of database design.
Jawab :
User memegang peranan penting dalam proses mendesain database karena database yang baik juga harus mempertimbangkan kenyamanan dan kemudahan sisi user juga dalam mengakses informasi yang dibutuhkan.

admin post

Pertemuan 21 tugas

Friday, August 7th, 2009

11.1 Describe what entity types represent in an ER model and provide examples of entities with a physical or conceptual existence.
Jawab :
Uniquely identifiable object of an entity type.

ER Diagram of Staff and Branch Entity Types

21-11

11.2 Describe what relationship types represent in an ER mode and provide examples of unary, binary, ternary, and quaternary relationships.
Jawab :
Binary Relationship called POwns
21-2

Ternary Relationship called Registers
21-3

Quaternary Relationship called Arranges
21-4

11.3 Describe what attributes represent in an ER model and provide examples of simple, composite, single-valued, multi-valued, and derived attributes.
Jawab :

• Simple Attribute
– attribute yang terdiri dari sebuah komponen dengan keberadaan yang tidak terikat dengan lainnya.

• Composite Attribute
– attribute yang terdiri dari banyak komponen masing-masing dengan keberadaan yang tidak terikat dengan lainnya

• Single-valued Attribute
– Atribut yang memegang satu nilai untuk setiap kejadian dari suatu entity type

• Multi-valued Attribute
– Atribut yang memegang banyak nilai untuk setiap kejadian dari suatu entity type

• Derived Attribute
– Atribut yang mencerminkan nilai yang didapati dari nilai atribut yang terkait, atau kumpulan atribut, belum tentu terjadi pada entity type tang sama.

11.4 Describe what the multiplicity constraint represent for a relationship type.
Jawab :
Multiplicity ditampilkan dalam bentuk kebijakan perusahaan

11.5 What are enterprise constraints and how does multiplicity model these constraints?
Jawab :
Enterprise constraints adalah aturan yang ditetapkan sendiri oleh perusahaan yang bersangkutan mengenai database perusahaan tersebut.
Multiplicity menggambarkan constraints ini dengan merelasikan entity -entity yang ada dengan batasan-batasan jumlah tertentu.

11.6 How does multiplicity represent both the cardinality and the participation constraints on a relationship type?
Jawab :
Hal ini dikarenakan multiplicity 2 batasan terpisah yang dikenal sebagai cardinality dan participation.
21-5

11.7 Provide an example of relationship type with attributes.
Jawab :
21-6

11.8 Describe how strong and weak entity types differ and provide an example of each.
Jawab :
• Strong Entity Type
– tipe entity yang keberadaannya tidak bergantung pada beberapa jenis entity lain.

• Weak Entity Type
– tipe entity yang keberadaannya bergantung pada beberapa tipe entity lain.
21-7

admin post

Pertemuan 20 tugas

Sunday, May 31st, 2009

13.13 Discuss the purpose of Boyce-Codd normal form (BCNF) and describe how BCNF differs from 3NF. Provide an example to illustrate your answer.
Jawab :

Relational A dikatakan dalam BCNF jika dan hanya jika setiap determinan adalah suatu candidate key sehingga saling overlap. Tujuan BCNF adalah memisahkan determinan yang bukan merupakan candidate key pada satu relasi tertentu.
Perbedaan antara 3NF dan BCNF adalah untuk fungsional dependensi A->B, 3NF memungkinkan dependensi ini dalam kaitannya jika B adalah atribut primary key dan A bukan merupakan candidate key.
Sedangkan BCNF menyatakan bahwa agar dependensi ini tetap ada dalam suatu relasi, maka A harus menjadi candidate key.
BCNF merupakan pengembangan dari 3NF.
Dengan kata lain BCNF sudah pasti 3NF namun 3NF belum tentu BCNF.

admin post